Rabu, 27 Juli 2011

Culinary Makassar's Diary

Welcome di kota Ujung Pandang!Hoho, akhirnya sampai juga di Pulau Sulawesi. Ini pertama kalinya aku menginjakan kaki di Pulau Sulawesi tepatnya di Makassar, salah satu kota di ujung selatan.. Ya jalan-jalan kali ini malah bukan ke tempat wisata tapi sibuk berkuliner ria bersama mamaku..satu-satunya tempat wisata yang aku kunjungi hanya menikmati sunset di Pantai Losari. Sungguh sangat disayangkan, salah satu icon dari Makassar ini agak kotor, banyak sampah bertebaran di pinggir pantai.


with my mom :*

Well, mari kita mulai kuliner kita di Makassar!

Sampe disana, sore harinya langsung jalan-jalan di Trans Studio Mall, muter-muter sana sini alhasil membeli barang yang memang tidak penting yang berujung lapar =D, berhubung lagi di mall jadi mau nyari kuliner yang khas Makassar tentu gak ada, akhirnya makan Mie Yamin, Batagor, dan nongkrong di Coffee Bean deh. Kurang kerjaan emang, kaya gak ada makanan lain aja yah..di kota lain juga banyak hehe =p

Batagor
Yamin Special
Cheese Cake
(superrrr deliciousss..)
  • Sop Konro Karebosi
Ini adalah sop iga sapi, atau iganya juga boleh dibakar. Sop Konro Karebosi yang terkenal berada di jl. Samratulagi 82-E, tapi sayang aku datang terlalu pagi, jadi masih tutup :( Kata penjualnya baru buka jam 11, tapi sama penjualnya disarankan ke makan warung sebelahnya. Warung makan yang berada di sebelahnya ini masih adik-kakak, jadi resep bumbu-bumbunya pun sama.. katanya sih begitu.. Ya udah deh, daripada udah jauh-jauh dan laper juga akhirnya nyobain ke sebelahnya, ternyata Ucok Baba pernah makan disini lho.. untuk rasa not bad lah, cuma gak spesial banget sih menurutku..

  • Es Pisang Ijo Bravo
Pergi ke Makassar tanpa makan Es Pisang Ijo kayanya memang belum kulineran! Akhirnya aku datang ke Es Pisang Ijo Bravo yang berada di Jl. Andalas no 154. Untuk rasa ternyata gak jauh beda dengan Es Pisang Ijo yang pernah aku coba di daerah Kota Baru, Jogja. Bedanya untuk porsinya yang lebih banyak dan bubur sumsum-nya yang memang beda, lebih enak yang asli langsung dibikin di Makassar,haha.. Untuk Es Pisang Ijo dan Es Palu Butung sebenarnya hampir sama yang membedakan Es Palu Butung hanya buah pisang tanpa ada tepung yang berwarna ijo itu. So far so good dan memuaskan mampir di sini.
Es Pisang Ijo
Es Palu Butung
Ternyata banyak juga lho artis yang udah mampir disini, ini baru dua bingkai foto, masih ada bingkai foto lainnya yang di pajang.
  • Ikan Bakar Lae-Lae
Lae-Lae adalah salah satu tempat makan ikan di daerah Pantai Losari. Untuk lokasinya ada di Jl. Datu Museng. Ada terdapat banyak macam ikan dan seafood. Untuk ikan bakar memang cukup berbeda dengan ikan bakar yang  biasa aku makan, karena disini ikan hanya dibakar begitu saja tanpa diberi bumbu sama sekali, tapi karena ikannya masih fresh rasa manis dari ikan muncul. Kamu bisa memberi garam, kecap dan bumbu sendiri sesuai selera kamu. Untuk ikan yang direkomendasikan penjual disini adalah ikan Baronang. 
Jus Markisa
Must try this one! segerrr banget, asem manis dari buah markisa asli
Sambal dan Lalapan (free)
sambal mangga-nya juwaraaak! bener-bener menggugah selera pokoknya =p
Sayur Pare dengan santan dan Oseng Kangkung Terasi




  • Mie Titi
Mie Titi atau terkenal dengan sebutan mie kering adalah mie yang digoreng kering kriuk kriuk, kemudian disiram dengan kuah kental yang isinya telur, potongan daging, bakso dan sayuran. Katanya sih yang membuat Mie Titi ini spesial karena dimasaknya dengan arang. Lokasinya berada di kawasan Panakukang, Jl. Boulevard. Tempat ini sangat ramai sekali, terutama pada jam makan malam. Berhubung besoknya udah pulang dan perut masih kenyang jadi mienya dibungkus aja. Walaupun udah kenyang, sampai hotel penasaran juga akhirnya nyomot dikit deh,hehe.. Mie kering ini adalah salah satu kuliner yang aku suka di Makassar. 
Mie Titi
Seporsinya banyak banget! Ini cuma 1/4 porsi lho..

Oleh-Oleh khas Makassar
  • Otak-Otak

Untuk otak-otak ini bisa ditemukan di toko oleh-oleh, cukup banyak yang menjual salah satu makanan khas satu ini. Asalkan disimpan di freezer bisa awet berhari-hari.



  • Jalangkote

Jalangkote sekilas semacam kue pastel, yang membedakan hanya isinya saja, isinya ada mie putih, wortel, toge, kentang, telur dan daging cincang. Kalau mau untuk oleh-oleh minta digoreng setengah matang aja kemudian simpan di freezer.






3 komentar:

  1. Terima Kasih telah mampir di KOTA DAENG,...
    by: Daeng Ryant.

    BalasHapus
  2. yuhuyyy.. semoga next time bs kembali ke Makassar icip2 kuliner lainnya :D

    BalasHapus